

Barakallahu kepada Saudara Dirga Utama Mahardika Peserta @rumah_kepemimpinan Makassar Angkatan 8 atas terpilihnya sebagai
Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Kelimuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin (UKM KPI UNHAS) @ukmkpiunhas.
.
Semoga amanah dan teruslah berkontribusi dan berkolaborasi dalam kebaikan
[Notulensi DPK RK 7 Makassar]
Terima Kasih kami ucapkan kepada :
Muhammad Fitriady S.IP
Anggota DPRD Kabupaten Gowa
(sekretaris komisi IV bidang lingkungan hidup, pertanian, pangan dan maritim)
Hubungan Internasional UGM
Pengusaha Muda di Bidang Property dan Peternakan.
Yang telah meluangkan waktu dalam mengisi agenda Dialog Pasca Kampus RK Makassar. Semoga silaturrahim bisa terus terjaga.
Kamis, 2 Februari 2017
Asrama Rumah Kepemimpinan Regional 7 Makassar
Berikut notulensi dialog :
Peserta RK memiliki ciri khas yang baik maka dari itu Peserta RK harus memiliki kapasitas kepemimpinan yang lebih dari mahasiswa pada umumnya. Analogi seorang pemimpin ibarat besi yang dibentuk dan diproses melewati beberapa waktu dan aktifitas dari pandai besi (ditempa) - menjadi pedang sehingga memiliki kebermanfaatan kepada semua. Setiap kita adalah pemimpin yang melalui proses yang panjang dan telah ditentukan oleh takdir Allah SWT. Perbedaan kita semua adalah Rahmat untuk menciptakan generasi terbaik dan pemimpin bangsa kedepannya. Kegagalan yang diraih sejatinya harus memotivasi diri untk terus bangkit dan berjuang. Yakinlah janji Allah kan senantiasa mendatangkan rezeki dalam berbagai sendi kehidupan.
Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan masa depan , tidak peduli waktu dan tempat. Kuliah, bisnis dan organisasi harus disinkronkan untk kemaslahatan diri dan masyarakat sekitar.
Kegaduhan dalam negara demokrasi menjadi hal yang biasa. tapi apakah kita hanya berdiam dan rela untuk bangsanya dihancurkan. Apa yang bsa kita lakukan sebagai mahasiswa ? salah satunya dengan menulis (wujud kontribusi bagi bangsa ini)Menjadi pemimpin yang berkontribusi - pulanglah ke desa untk menjadi kepala desa (perubahan ke arah yang lebih baik) karena pokok dari kehidupan ada di desa.
[Notulensi DPK RK 7 Makassar]
Terima Kasih kami ucapkan kepada :
Arman, S.Kep.
1. Kepala perwakilan IZI Sulsel 2016 - sekarang
2. Kepala cabang PKPU
2015
3. Ketua ikatan pemuda pelajar bone barat 2007
4. BEM UIN alauddin 2007
5. Ketum UKM LDK Al-Jami 2008
6. HMI Cabang Gowa Raya 2005
Yang telah meluangkan waktu dalam mengisi agenda Dialog Pasca Kampus RK Makassar. Semoga silaturrahim bisa terus terjaga.
Kamis, 9 Februari 2017
Asrama Rumah Kepemimpinan Regional 7 Makassar
Berikut notulensi dialog :
Zakat Dan Pemberdayaan Ummat, barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka ia bukanlah bagian dari kaum muslimin. IDEALISME KAMI dari Rumah Kepemimpinan merupakan hal terbaik apabila diterapkan dan dieksekusi dengan baik, apalagi bagi kita sebagai pemuda calon penerus generasi bangsa. Perjuangan sejak muda tidak akan kita bayangkan hal hebat apa yang akan terjadi di masa depan kerja ikhlas dan kerja tuntas merupakan perwujudan sifat khas pemuda. Namun salah satu penyebabnya adalah pengalaman berorganisasi. Sebagai pemuda kita harus mengapresiasi kegiatan kepemudaan seperti rumah kepemimpinan.
Manusia yang lebih dicintai oleh allah adalah manusia yang lebih bermanfaat untuk orang lain, Betapa besarnya cinta allah kepada ummatnya dengan memberikan nikmat yang tiada taranya, sepatutnya kita bersyukur dengan nikmat tersebut. Mengabdi pada orang lain/masyarakat adalah salah satu cara mensyukuri nikmat allah yang bergelimang tersebut.
Masalah adalah kesenjangan antara kondisi ideal yang diharapkan dan kenyataan yang terjadi, ekspektasi tidak sejalan dengan realita. Nabi muhammad merubah idealisme bangsa arab, nilai yang hanya sekedar materialisme namun diubah menjadi perubahan untuk melakukan persatuan dan kepedulian antar bangsa arab. Nabi Muhammad mengubah sistem yang dimulai dengan perjuangan.
Perlu dikaji untuk mengidentifikasi masalah, jangan gagap dalam mengidentifikasi masalah jangan sampai menghadirkan solusi tapi malah menghadirkan masalah baru.
Sebagai pemimpin kita akan melihat berbagai masalah pada bahan kita, beragam kontruksi sosial yang ada tidak harus dirubah secara penuh namun tetap mempertahankan budaya mereka tetapi mencoba merekayasa kehidupan mereka, kita memberikan perubahan mereka secara bertahap sehingga mereka tidak merasa berat dengan perubahan yang terjadi.
Untuk mencapai keseimbangan, harus ada perjuangan dan pertentangan yang harus dilakukan, tidak ada perjuangan yang mudah harus ada pengorbanan dan pengabdian sepenuhnya. Pemberdayaan masyarakat harus diupayakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Ketika menemukan masalah kita diarahkan untuk menyelesaikannya.
Diberdayakan oleh Blogger.



